9 Kesalahan Dalam Menggunakan Twitter Untuk Marketing

9 Kesalahan Dalam Menggunakan Twitter Untuk Marketing

9 Kesalahan Dalam Menggunakan Twitter Untuk Marketing

FBLikeAndShare. – Saat ini di Indonesia sudah banyak sekali yang menggunakan Twitter, tetapi tidak semua pemilik account Twitter tahu langkah memakainya. Terdapat beberapa kekeliruan dalam pemakaian Twitter yang dapat kita lihat sampai kini, serta diantaranya ialah yang dikerjakan oleh seseorang pengacara yang seringkali mengirim Tweet polemis dengan mencaci orang yang lain untuk memperoleh perhatian publik, Anda tentu sudah mengetahui orangnya siapa.

Kekeliruan memang dapat berlangsung setiap saat, tetapi beberapa kekeliruan fatal serta membuat malu dapat membuat diri kita atau usaha yang kita bangun mendapatkan efek yang jelek. Proses marketing di sosial media yang sukses ialah saat konsumen setia Anda turut ikut serta di sosial media, berhubungan dengan mereka serta dengarkan kemauan mereka, dan menyikapi beberapa konsumen setia Anda.

Sosial media untuk usaha bukan sekedar memberi info mengenai usaha Anda, tetapi lebih dari itu. Semestinya kita hindari kekeliruan umum dalam mengirim Tweets. Bikinlah usaha Anda jadi populer di sosial media lewat cara yang benar serta dengan fakta yang benar.

Mengirimkan Tweet “Beli produk ini” berkali-kali

Internet marketer pasti ingin memasarkan produk atau bisnis mereka melalui Twitter. Tapi ketika kita mengirimkan Tweets, sebaiknya jangan hanya berbicara tentang diri Anda. Marketing melalui Twitter seharusnya melibatkan pengguna lainnya. Berdialog dengan followers Anda adalah hal yang sangat penting ketika memposting Tweet Anda.

Ada banyak bisnis lokal ataupun di luar sana yang menggunakan hastags (tagar) #beliprodukini, biasanya bisnis kecil dan baru mengenal Twitter. Ide membuat hastags seperti ini bisa membuat Tweets Anda menjadi membosankan dan tidak memotivasi followers untuk berinteraksi atau meng-klik link produk. Lihat gambar.

Daripada memposting Tweet seperti pada gambar di atas, akan lebih menarik bila kita memposting Tweet seperti berikut:

  • Hey, Saya baru membuat sarung tangan dengan motif yang sangat menarik. Kamu pasti suka deh
  • Apakah teman-teman sedang mencari #sarungtangan kulit dengan motif yang unik? Coba lihat

Contoh Tweet di atas membicarakan tentang sebuah produk tapi dibuat lebih menarik, lebih akrab dan mengajak followers untuk terlibat dalam pembicaraan.

Meminta-minta Followers

Setiap orang ataupun bisnis pasti menginginkan lebih banyak followers di Twitter. Semakin banyak REAL followers di Twitter akan memungkinkan pesan Anda terlihat oleh banyak orang. Tapi jangan sampai Anda meminta atau merengek untuk diFollow oleh orang lain. Coba lihat gambar di bawah ini:

Kalau Anda ingin mendapatkan lebih banyak followers ada beberapa cara yang harus dilakukan, misalnya mengirim Tweet yang menarik, aktif dalam dialog sesuai dengan topik bisnis, menunjukkan bisnis Anda dengan baik, dan akrab dengan pelanggan Anda. Selain itu, Anda juga bisa memberikan insentif bagi orang yang mau mem-Follow Twitter Anda, misalnya dengan membuat sebuah kontes.

  • Membuat Tweet terlalu panjang

Berdasarkan study yang dilakukan oleh Buddy Media, Tweets dengan 140 karakter sebenarnya sudah terlalu panjang dan akan lebih efektif bila mengirimkan Tweet dibawah 100 karakter. Selain itu, dengan memaksimalkan 140 karakter dalam Tweet, tidak akan menyisakan ruang untuk Retweet atau mengirimkan @mention pada orang lain.

Sebaiknya buatlah Tweets dengan kata-kata yang ringkas, cerdas, dan langsung ke tujuan. Tidak perlu menambahkan banyak hastags ataupun link yang tidak perlu di dalam Tweet Anda.

  • Tidak membalas @mentions

Jangan terlalu asik dengan time line Anda, sesekali Anda perlu memeriksa @connect di Twitter Anda. Saat ini banyak orang yang lebih memilih menghubungi melalui Twitter daripada mengirimkan email. Karena itu, pastikan Anda selalu memeriksa @connect di Twitter Anda, dan membalas @mentions yang dikirimkan oleh orang lain dengan cara yang sama, yaitu mengirimkan @mentions. Kalau Anda sering tidak membalas @mentions tersebut, orang akan berpikir bahwa Anda tidak memiliki pelayanan yang baik dan tidak mendengarkan klien Anda.

  • Mengirim Tweet yang sama sepanjang hari

Saya pernah melihat sebuah bisnis yang mengirimkan Tweets yang sama sepanjang hari, dan ini membuat saya bosan. Biasanya cara seperti ini dilakukan oleh sebuah bisnis kecil atau internet marketer yang baru saja menggunakan Twitter dan belum mengerti cara menggunakannya secara efektif.

Jika Anda ingin mempromosikan topik atau kampanye marketing yang sama, sebaiknya kirimkan Tweet yang bervariasi dengan kata-kata yang menarik. Boleh saja Anda mengirimkan Tweets dengan topik yang sama sepanjang hari, tapi pastikan Anda membuatnya dengan kreatif, bervariasi, dan menarik.

  • Terlalu banyak Retweet acak

Melakukan Retweet sebenarnya adalah praktik yang baik. Ini bisa dilakukan ketika kita ingin berterimakasih pada seorang pelanggan setia, atau bisa seperti pujian pada bisnis yang Anda sukai di Twitter. Namun, sebaiknya Anda jangan terlalu sering me-Retweet status orang lain secara acak.

  • Terlalu banyak Hashtags (Tagar)

Menggunakan terlalu banyak Hashtags adalah salah satu kesalahan yang sering dilakukan oleh pengguna Twitter, terutama mereka yang masih pemula. Hashtags yang terlalu banyak akan membuat Tweets Anda tidak fokus pada pesan yang ingin disampaikan. Gambar di bawah ini adalah salah satu contoh penggunaan #Hashtags yang salah:

  • Tweeting bertubi-tubi

Semua orang pasti tidak suka melihat Tweet yang bertubi-tubi. Biasanya sebuah bisnis Poker QQ akan mengirimkan Tweet sebanyak 8 kali dalam satu hari, tapi ini tergantung apakah bisnis tersebut untuk pasar global atau hanya pada pasar lokal. Perhatikan tingkat keterlibatan followers Anda setiap kali Anda mengirimkan Tweets.

Jika Anda sering mengirimkan terlalu banyak Tweets dalam jangka waktu yang singkat, kemungkinan Anda akan dianggap sebagai SPAMMERS dan akan kehilangan perhatian dari followers Anda. Lebih buruknya lagi, akan kehilangan followers Anda yang potensial. Perhatikan kapan waktu yang paling tepat mengirimkan Tweets, agar terlihat oleh followers Anda.

  • Auto-Tweeting

Banyak orang yang menyukai Tweets otomatis ke Twitter, termasuk saya. Tapi kita harus berhati-hati dalam memanfaatkan fasilitas Auto-Tweeting ini karena bisa menjadi sumber kesalahan yang tak terduga. Jika Anda mengunakan sistem Auto-Tweeting pada akun Twitter Anda, maka sebaiknya Anda memantau Tweets yang dikirimkan.

Demikianlah penjelasan singkat tentang 9 kesalahan umum dalam penggunaan Twitter untuk marketing. Mudah-mudahan artikel ini bisa membantu Anda sehingga tidak melakukan kesalahan umum di media sosial tersebut.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *